Kenapa Ada Dua Negara di Pulau Sebatik?

Pulau Sebatik adalah salah satu pulau terluar Indonesia yang terletak disebelah timur laut Pulau Kalimantan.

| www.dimensiindonesia.com | cerita Indonesia tentang keindahan alamnya, keunikan dan keberagaman budayanya |

Mau nulis? Lihat caranya yuk!
Bagikan keindahan Indonesia yang ada disekitarmu di Dimensi Indonesia!

Pulau Sebatik memiliki luas kurang lebih 452,16 km2 dengan jumlah penduduk mencapai sekitar 72.000 jiwa. Pulau ini berbatasan langsung dengan negara Malaysia. Terdapat garis lurus ditengah Pulau sebagai batas yang membuat Pulau ini terbagi menjadi dua bagian, wilayah Indonesia di bagian Selatan dan wilayah Malaysia di bagian utara.

Lantas Mengapa Pulau Sebatik terbagi menjadi dua bagian? Awal mula pembagian batas Indonesia dan Malaysia pada Pulau Sebatik didasarkan pada masa pemerintahan kolonial Belanda dan Britania Raya yang menduduki kedua negara tersebut.

Sebelum kemerdekaannya, penetapan perbatasan seluruh wilayah Indonesia dan Malaysia berawal  pada tahun 1824 antara Belanda dan Britania Raya. Perjanjian tersebut menetapkan lingkup pengaruh kepulauan Melayu antara dua kekuatan kolonial pada masa itu Belanda dan Britania Raya.

Pemisahan lingkup pengaruh ini menjadi dasar penetapan perbatasan antara Belanda dan Britania Raya. Dikemudian hari hingga pada tahun 1891 dilakukan pertemuan untuk mengatur mengenai Perbatasan darat di Pulau Kalimantan antara Belanda dan Britania Raya.

Perbatas Pulau Sebatik
Perbatas Pulau Sebatik

Pertemuan tersebut  dikenal dengan sebutan Konvensi London yang ditandatangani di London pada tanggal 20 Jun 1891 oleh Belanda dan Britania Raya. Hasil dari Konvensi London salah satunya mencetuskan bahwa perbatasan antara Belanda dan Britania Raya di Pulau ini berada pada garis lintang empat derajat 10 menit lintang utara.

Selain itu dilakukan juga pemasangan patok perbatasan di Pulau Sebatik oleh Belanda dan Britania Raya sebagai tanda untuk masing-masing wilayah berdasarkan prinsip Uti possidetis juris. Perjanjian dan sejumlah kesepakatan pada masa kolonial akhirnya diadopsi oleh Indonesia dan Malaysia sebagai penerus pemerintahan Belanda dan Britania Raya.

Hal inilah yang menjadi sebab pulai ini terbagi menjadi dua bagian seperti yang kita ketahui saat ini pada masa sekarang ini. Perbatasan Indonesia dan Malaysia di Pulau Sebatik nyatanya tidak sesederhana itu.

Baca Juga :  Khasiat Ajian Semar Mesem

Garis perbatasan pada Pulau Sebatik masih jadi perundingan antar kedua negara hingga saat ini hal ini dikarenakan perbedaan koordinat pada garis perbatasan yang ditentukan dengan menggunakan teknologi pemetaan masa dulu dan saat ini terlebih lagi patok perbatasan yang dipasang oleh Belanda dan Britania Raya beberapa diantaranya sudah hilang.

Mau lihat keindahan Indonesia lainnya?
Yuk tekan tombolnya!

Bagikan

Yuk, sama-sama mengenalkan potensi keindahan Indonesia

BACA JUGA

- Advertisement -