Legenda Pulau Komodo, Jurassic Park Asli di Timur Indonesia

Labuan Bajo merupakan sebuah surga tersembunyi yang ada di Indonesia bagian timur. Desa ini terletak di Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur yang berbatasan langsung dengan Nusa Tenggara Barat dan dipisahkan oleh Selat Sape.

| www.dimensiindonesia.com | cerita Indonesia tentang keindahan alamnya, keunikan dan keberagaman budayanya |

Mau nulis? Lihat caranya yuk!
Bagikan keindahan Indonesia yang ada disekitarmu di Dimensi Indonesia!

Destinasi ini merupakan gerbang menuju Taman Nasional Komodo yang menyimpan keindahan alam yang menakjubkan dan hewan purba yang mendunia. Mulai dari hewan endemik komodo di Pulau Rinca dan Pulau Komodo, deretan pulau eksotis, keragaman hayati bawah laut, hingga pantai aduhai, semua bisa Sobat Pesona temukan dengan memulai perjalanan di Labuan Bajo. Lalu Bagaimana Sejarah Pulau Komodo

Sebagai masyarakat Indonesia kamu patut bangga karena dunia telah mengakui the dragon komodo kita sebagai salah satu keajaiban dunia.

Dari sekian banyak cagar warisan dunia dalam negeri kita Indonesia. Salah satunya adalah hewan purba yang satu-satunya di dunia yang hingga kini masih ada serta hidup dalam Pulau Komodo dan Pulau Rinca Situs Warisan Dunia UNESCO.

Cerita Rakyat

Komodo atau The Dragon oleh masyarakat setempat dipanggil Orah. Legenda sejarah Komodo ini menceritakan pada zaman dahulu kala, ada seorang putri yang bernama Putri Naga. Ia hidup dalam sebuah pulau dan kemudian menikah dengan Moja pemuda pulau sebrang.

Singkat cerita sang putri hamil dan kemudian melahirkan putra kembar yang keduanya memiliki kelamin laki-laki. Hanya saja salah satunya memiliki bentuk berbeda yang mirip dengan kadal dan membuat pasangan ini malu.

Keduanya memberi nama Orah untuk putra yang mirip dengan kadal dan memberi nama Gerong untuk bayi yang normal. Orah terasingkan ke dalam hutan sementara Gerong diasuh sendiri oleh Putri Naga dan Moja.

Sejarah Pulau Komodo
Sejarah Pulau Komodo

Waktu terus berlalu, Gerong tumbuh besar dan gagah. Suatu ketikan Gerong berburu rusa dihutang tanpa sengaja bertemu dengan kadal raksasa dan berusahan menghunuskan tombaknya.

Namun, tiba-tiba Putri Naga datang dan melarang untuk membunuh kadal raksasa yang saat ini dikenal komodo. Putri Naga menjelaskan kepada Gerong bahwa kadal itu adalah saudara kembarnya yang bernama Orah. Sejak saat itu masyarakat sekitar selalu memperlakukan komodo sebagai saudara.

Baca Juga :  Masjid Tua Patimburak, Saksi Penyebaran Islam di Papua

Mengenal Lebih Dekat Si Komodo Kadal Raksasa Mematikan

Varatus Komodoensis/Biawak Komodo atau Orah merupakan salah satu spesies reptil legenda yang terbesar sejarah dunia. Habitat Komodo saat ini hidup hanya dalam Pulau Komodo, Flores, Gili Matang, Gili Dasami dan Rinca Nusa Tenggara Timur Indonesia.

- Advertisement -

Pada tahun 1910, Letnan Jacques Karel Henri van Steyn van Hensbroek ditempatkan di Pulau Flores Indonesia timur oleh pemerintahan kolonial Belanda. Ia lalu menerima kabar tentang “buaya darat” yang berukuran sangat besar yang hidup di pulau Komodo oleh masyarakat lokal.

Penasaran, ia berangkat ke pulau tersebut untuk menyelidiki sendiri. Ia kembali dengan foto dan kulit binatang itu, yang dia kirim ke Pieter Ouwens, yang saat itu direktur Java Zoological Museum dan Botanical Gardens Buitenzorg (Sekarang Kebun Raya Bogor).

Hewan itu bukan buaya dalam bentuk apa pun, tetapi kadal raksasa yang besar. Ouwens menyadari bahwa hewan ini baru dalam sains dunia dan langsung menerbitkan deskripsi formal pertama tentang hewan tersebut, yang sekarang kita kenal sebagai komodo, Varanus komodoensis.

Mau lihat keindahan Indonesia lainnya?
Yuk tekan tombolnya!

Bagikan

Yuk, sama-sama mengenalkan potensi keindahan Indonesia

BACA JUGA

- Advertisement -