8 Makhluk Mitologi Indonesia, Asal dan Penjelasannya

Keberagaman mahluk mitologi menjadi bagian tak terpisahkan dari kekayaan budaya Indonesia.

Mau nulis? Lihat caranya yuk!
Bagikan keindahan Indonesia yang ada disekitarmu di Dimensi Indonesia!

Makhluk Mitologi Indonesia. Indonesia memang menjadi tempat yang kaya akan warisan budaya, terutama dalam bentuk cerita-cerita mengenai makhluk-makhluk mitologi. Dari ujung Sabang hingga ke ujung Merauke, setiap daerah memiliki cerita unik mengenai makhluk mitos yang melegenda.

Menariknya, walaupun hanya sebatas mitos, banyak masyarakat yang tetap mempertahankan kepercayaan terhadap keberadaan makhluk-makhluk tersebut. Bahkan, tak sedikit yang masih merasa takut akan kemungkinan kehadiran mereka dalam kehidupan sehari-hari.

Berikut Makhluk Mitologi Indonesia

Ebu Gogo, Nenek Pemakan Segala

Makhluk Mitologi Indonesia
Illustarsi: Ebu Gogo

Pulau Flores, tidak hanya dikenal dengan keindahan alamnya yang memesona, tetapi juga karena cerita misterius tentang makhluk kecil yang disebut Ebu Gogo. Meskipun sering dianggap hanya cerita rakyat belaka, keberadaan Ebu Gogo telah menjadi bagian dari warisan budaya pulau ini.

- Advertisement -

Ebu Gogo, memiliki arti harfiah “nenek pemakan segala”. Dua kata ini menggambarkan tentang makhluk kecil yang tingginya tidak lebih dari satu meter, yang ditutupi bulu lebat. Kenapa dinamakan Ebu Gogo? Jawabannya dapat ditemukan dalam etimologi kata tersebut, di mana “Ebu” berarti nenek, sementara “Gogo” menggambarkan pemakan segala.

Menurut kepercayaan masyarakat Flores, Ebu Gogo memiliki sifat jahat dan rakus. Cerita-cerita turun temurun menggambarkan bahwa makhluk ini seringkali memangsa bayi. Pada tahun 2003, sebuah tim peneliti menemukan fosil-fosil manusia kecil yang diyakini berasal dari zaman Pleistosen, yang memberikan pijakan bahwa legenda Ebu Gogo mungkin memiliki dasar sejarah.

Garuda, Mampu Menghalangi Matahari

Makhluk Mitologi Indonesia
Garuda

Garuda (गरुड़; Garula in Pāli) adalah makhluk antropomorfis-mitologis dalam Hinduisme, Buddhisme, dan Jainisme. Dalam kepercayaan Hindu, Garuda adalah kendaraan Dewa Wisnu, salah satu dari tiga dewa utama.

- Advertisement -

Dalam konteks agama Buddha, Garuda disebut sebagai Dhammapala atau Astasena, sementara dalam Jainisme, ia merupakan salah satu Yaksa yang melindungi Tirthankara Shantinatha.

Baca Juga :  Menyelami Kekayaan Tradisi Ahik: Ritual Megah Pembangunan Koke Bale di Flores Timur

Bentuk fisik Garuda sering digambarkan dengan tubuh tertutup bulu emas, wajah putih, dan sayap merah. Paruh dan sayapnya menyerupai burung elang, tetapi tubuhnya menyerupai manusia. Dalam beberapa cerita, ukurannya sangat besar, bahkan mampu menghalangi matahari.

Kisah tentang Garuda dapat ditemukan dalam kitab Mahabharata dan Purana dari tradisi India. Makhluk serupa dengan Garuda juga dikenal di budaya Jepang sebagai Karura, sementara di Thailand, disebut sebagai Krut atau Pha Krut.

- Advertisement -

Ahool, Sosok Manusia Kalelawar

Makhluk Mitologi Indonesia
Ahool

Lereng pegunungan Salak, sebuah wilayah yang masih menyimpan misteri di Indonesia, diyakini menjadi rumah bagi makhluk mitologi yang menakutkan, dikenal sebagai Ahool. Ahool digambarkan sebagai sosok yang menyerupai kelelawar, dengan sayap yang membentang sepanjang 12 kaki, menciptakan bayangan yang mencekam bagi mereka yang berani menjelajahi wilayah terpencil ini.

Makhluk Mitologi Indonesia dikatakan hidup di area yang jarang dijelajahi oleh manusia, menjadikan lereng pegunungan Salak sebagai tempat yang ideal bagi Ahool untuk menyembunyikan keberadaannya. Cerita-cerita turun temurun dari masyarakat setempat menggambarkan Ahool sebagai makhluk yang sangat ditakuti, membuat orang-orang enggan untuk mendekati daerah-daerah yang dianggap sebagai tempat tinggalnya.

- Advertisement -