Gulai Siput Sedut, Kuliner ala Melayu yang Kaya Akan Manfaat

Gulai dengan bahan baku utama siput laut ini dibuat dari campuran daun ubi jalar. Gulai siput ini menjadi makanan yang paling digemari karena rasanya yang enak, unik, dan dapat dengan cepat mengembalikan stamina.

| www.dimensiindonesia.com | cerita Indonesia tentang keindahan alamnya, keunikan dan keberagaman budayanya |

Mau nulis? Lihat caranya yuk!
Bagikan keindahan Indonesia yang ada disekitarmu di Dimensi Indonesia!

Gulai Siput Sedut. Wilayah pesisir Riau dan Kepulauan Riau dikenal dengan aneka ragam masakan laut. Ada ikan bakarnya hingga sop ikan yang segar. Diolah dengan cita rasa bumbu masyarakat Melayu.

Namun ada satu penganan yang khas yang mungkin aneh bagi daerah lain. Warga Tanjung Pinang, Riau hingga Batam dan Karimun, Kepulauan Riau, kerap menyanjikannya di acara-acara tertentu.

Gulai Siput namanya. Gulai Siput sendiri dalam bahasa dialek Kuantan Singingi disebut dengan “Gulai Cipuik”, sedang dalam bahasa Melayu Rokan disebut dengan Rengkitang. Warga Riau lainnya ada yang menyebutnya “Gulai Tengkuyung“, masakan “Gulai Siput Masak Keladi” atau “Gulai Siput Lonceng”.

Bahan pembuatnya, yang utamanya adalah siput yang dengan mudah ditemukan di pasar-pasar tradisional Riau. Bila tak ada dipasar, warga biasanya berburu langsung di sawah-sawah atau tempat lainnya untuk mendapatkan siput itu. Biasanya yang digunakan adalah siput sedut.

Siput sedut atau juga dikenali sebagai belitung merupakan sejenis kerang-kerangan siput air tawar yang boleh dimakan dan banyak dijual di pasar, terutama pasar tani. Nama sainsnya adalah Cerithidea obtusa.

Gulai dengan bahan baku utama siput laut ini dibuat dari campuran daun ubi jalar. Gulai siput ini menjadi makanan yang paling digemari karena rasanya yang enak, unik, dan dapat dengan cepat mengembalikan stamina.

Cara makannya pun unik, sembari menikmati bumbu kuah kuning yang terasa asam pedas, daging siput disedot langsung dari cangkangnya. Karena itu, masakan ini disebut gulai siput sedut.

Adapun siput sebagai bahan utama makanan ini juga dicampur dengan berbagai jenis sayuran, seperti pakis, daun ubi jalar, daun talas, dan terong asam. Siput diyakini kaya akan nutrisi seperti protein, kalsium, karbohidrat, fosfor, vitamin A, vitamin E, dan asam folat yang akan memulihkan energi setelah seharian berpuasa. (*/indonesiagoid)

Baca Juga :  Asal Usul Pisang Ijo, Kuliner Khas Makassar yang Buat Hati Senang

Mau lihat keindahan Indonesia lainnya?
Yuk tekan tombolnya!

Bagikan

[gs-fb-comments]

BACA JUGA

- Advertisement -