Potret Keindahan Kampung Adat Bena, Warisan Budaya Zaman Batu nan Indah

Saya mengujungi kampung adat Bena beberapa waktu lalu. Mencoba mengabadikan eksotisme kampung yang berada di kaki gunung Inerie itu. Memotret kehidupan sederhana warga yang telah ratusan tahun lamanya.

Mau nulis? Lihat caranya yuk!
Bagikan keindahan Indonesia yang ada disekitarmu di Dimensi Indonesia!

Kampung Adat ini sangat wajib dikunjungi ketika teman-teman sedang berkunjung ke Flores, mengapa demikian? Yah, Kampung Adat Bena menyimpan keindahan peradaban ratusan tahun lalu di kaki gunung.

Kampung Adat Bena merupakan salah satu Kampung megalitikum yang terletak di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, tepatnya di Desa Tiworiwu. Kampung ini menyimpan keindahan masa lampau diatas bukit yang dikelilingi alam nan hijau dengan view Gunung Inerie.

Di Sana terdapat 40 rumah yang didiami 9 suku dan 42 kepala keluarga yang dibangun saling mengelilingi. Badan kampung dibuat memanjang, dari utara ke selatan. Pintu masuk hanya berada disisi utara. Sementara ujung lainnya merupakan puncak sekaligus tepi tebing terjal.

- Advertisement -

Salah satu keunikan dan daya tariknya, batu-batu besar dengan atap alang-alang membentuk huruf U. Ibu-ibu yang sedang menenun kain Adat dengan berbagai macam corak motif adalah bonus. Hasil tentu itu  dipamerkan kepada wisatawan yang berkunjung, dengan kisaran harga ratusan hingga Jutaan.

Selain berwisata, pengunjung Katolik yang datang dapat sekaligus menikmati Wisata Rohani di Patung Bunda Maria tempat dimana untuk umat Katolik bisa berdoa. Semua itu bisa dinikmati dengan tarif hanya 20.000 -25.000 anda sudah dapat menyaksikan kehidupan sederhana warga di Kampung Adat Bena

Baca Juga :  Benteng Lohayong, Rebutan Portugis Dan Belanda
- Advertisement -