Goa Seplawan, Rumah Pertapaan Orang-orang Suci Terdahulu

Goa Seplawan adalah salah satu dari 4 objek wisata (obwis) yang cukup populer di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah diantaranya yaitu Pantai Dewaruci Jatimalang, Kolam Renang Artha Tirta dan Geger Menjangan yang dikelolah oleh Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dinporapar) Purworejo.

Mau nulis? Lihat caranya yuk!
Bagikan keindahan Indonesia yang ada disekitarmu di Dimensi Indonesia!

Goa Seplawan memiliki panjang mencapai 750 meter. Goa ini berada di ketinggian sekitar 900 mdpl di kawasan pegunungan Menoreh dan merupakan goa basah, sebab terdapat aliran air di dalamnya. Lokasi Goa ini ada di Desa Donorejo, Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

Tentang Goa Seplawan, sekalipun memiliki hubungan erat dengan Pantai Selatan yang menakutkan, justru hal ini menjadi sesuatu yang sangat bernilai. Semakin jauh ke dalam,  Goa Seplawan semakin menarik. Konsep wisata dalam Goa diubah menjadi lebih menarik menyesuaikan tren masa kini yang lebih instragamble.

Meski diubah sedemikian rupa, kesan mistis Goa Seplawan tetap sulit ditinggalkan. Banyak mitos  beredar bahwa Goa Seplawan merupakan rumah pertapaan orang-orang suci terdahulu seperti Wali Songo dalam menyebarkan Agama Islam. 

- Advertisement -

Meski terkesan angker, setiap hari masih dipadati pengunjung untuk menikmatinya. Banyak daya tarik yang meliputi Goa ini, antara lain Gardu Pandang untuk melihat View kota dari Puncak Seplawan, penataan taman yang menarik seperti pepohonan, penataan taman bunga yang cantik, anak tangga penuh warna-warni sepanjang jalur trekking menuju goa. 

Temuan Situs Bersejarah

Pada tanggal 15 Agustus 1979, telah ditemukan arca emas 22 karat disini, dengan tinggi 9 cm, dan berat 2,5 kg. Setelah diteliti oleh para ahli sejarah, baru diketahui bahwa patung emas tersebut adalah patung perwujudan dari Dewa Siwa dan Dewi Parwati.

Saat ini arca yang asli masih ada di Museum Nasional sebagai benda bersejarah, selain arca juga di temukan lingga yoni disekitaran goa tersebut. 

- Advertisement -

Disambut Patung Dewa Siwa dan Dewa Parwati

Sebelum masuk menuju goa, kita akan disambut patung emas setinggi 3 meter. Patung tersebut merupakan replika arca emas Dewa Siwa dan Dewi Parwati. Saat menelusuri goa ini, kita tidak perlu menggunakan atau menyewa peralatan khusus karena jalan di dalam goa mayoritas datar dengan sesekali dibasahi aliran air. Kalaupun beruntung kita juga bisa melihat kolam dengan air yang sangat jernih.

Baca Juga :  Pantai Kota Raja, Icon Baru Kabupaten Ende

Eksplorasi Dalam Goa

Panjang Goa mencapai 750 meter dengan jalur wisata buntu. Selain itu ada beberapa cabang jalan atau jalur lain yang ditutup karena merupakan goa vertikal, jurang, ada juga yang berlumpur. 

Sekitar 20 meter ke dalam goa kita akan temukan jalur sempit, luas lorongnya hanya setinggi 80 cm,  cukup untuk satu orang, di jalur ini kita harus menunduk sepanjang jalan yang kurang lebih 2-3 m. Tapi tenang saja, semua lelah akan hilang seketika saat melihat keindahan Goa Seplawan.

- Advertisement -

Goa yang terbentuk dari batuan kapur ini terdapat relief yang menyerupai sirip ikan hiu. Hingga kini Relief tersebut belum dapat dipecahkan oleh para arkeolog. Pada jarak 500 meter terdapat jalan bercabang, jalur kanan adalah jalur ditemukannya arca yang juga merupakan jalur wisata. Namun pada jalur kiri berujung di tepi jurang.

Goa ini dibuka mulai  Jam 08.00 sampai Jam 16.30 WIB. Harga tiket masuk tergolong murah sekisat Rp. 5.000 untuk satu orang. Bagi yang hendak berkunjung ke tempat ini, harus terus update karena harga tiket tersebut bisa saja berubah sewaktu-waktu.

- Advertisement -