Tinju Adat Dhawe Digelar 26 September 2026, Berani Coba?

Ajang pelestarian warisan budaya lokal yang mempertemukan warga dalam semangat kebersamaan dan sportivitas di tanah leluhur.

Nagekeo yang Tak Banyak Orang Tahu, Temukan di Edisi Spesial Ini!

Temukan kekayaan budaya, adat istiadat, sejarah, wisata, dan kuliner khas Nagekeo melalui Majalah Digital Dimensi Indonesia. Dikemas secara menarik dengan pendekatan ilmiah yang ringan.
Bagikan keindahan Indonesia yang ada disekitarmu di Dimensi Indonesia! Selengkapnya
X

Masyarakat di wilayah Dhawe, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, akan menggelar Tinju Adat Dhawe pada Sabtu, 26 September 2026. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai pukul 14.00 WITA hingga selesai di wilayah Boa’be–Dhawe, Aesesa, Nagekeo.

Pelestarian Budaya Melalui Tinju Adat Dhawe

Tradisi Tinju Adat Dhawe merupakan salah satu bentuk kekayaan kebudayaan masyarakat di Kabupaten Nagekeo. Atraksi adat ini tidak hanya sekadar menghadirkan pertarungan sengit antarpetarung lokal di tengah arena, tetapi juga menjadi sarana ruang pertemuan utama dan pilar kebersamaan seluruh lapisan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, para peserta yang berlaga akan saling berhadapan di arena terbuka dengan tetap menjunjung tinggi tata cara serta aturan adat yang diwariskan leluhur. Kehadiran para tokoh adat, sesepuh kampung, masyarakat sekitar, serta para pendukung luar daerah menjadi bagian vital dalam menjaga kekhidmatan pelaksanaan Tinju Adat Dhawe.

- Advertisement -

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam menjaga keberlangsungan warisan budaya lokal serta memperkenalkannya secara luas kepada generasi muda. Nilai-nilai kearifan seperti keberanian, sportivitas, penghormatan terhadap lawan, serta jalinan persaudaraan menjadi fondasi utama yang tidak terpisahkan dari tradisi pertarungan adat ini.

Mempererat Tali Persaudaraan di Tanah Leluhur

Falsafah “Di atas tanah leluhur, kita bersaudara” diangkat menjadi pesan utama dalam gelaran tahun ini. Pesan mendalam ini menempatkan tradisi pertarungan bukan sebagai bentuk permusuhan, melainkan sebagai media perekat hubungan sosial antarsesama warga di wilayah Aesesa dan sekitarnya.

Pelaksanaan Tinju Adat Dhawe diharapkan dapat menjadi momentum berharga bagi masyarakat NTT untuk menyaksikan langsung serta mempromosikan ragam kekayaan Adat & Budaya lokal di tengah arus modernisasi.

- Advertisement -

Dengan mengusung semangat “Tradisi, Kekuatan, Persaudaraan”, gelaran Tinju Adat Dhawe pada 26 September mendatang diharapkan dapat berjalan dengan tertib, aman, dan lancar, sekaligus terus mengagungkan nilai-nilai kebersamaan.

Baca Juga :  Desert Point, Ujung Lombok yang Menggoda Peselancar Dunia
- Advertisement -

Majalah Dimensi Indonesia:
Edisi Nagekeo

Temukan kekayaan budaya, adat istiadat, sejarah, wisata, dan kuliner khas Nagekeo melalui Majalah Digital Dimensi Indonesia. Dikemas secara menarik dengan pendekatan ilmiah yang ringan.

Unduh majalah