musium
Sore di tengah lautan menuju pelabuhan Labuan Bajo
| www.dimensiindonesia.com | cerita Indonesia tentang keindahan alamnya, keunikan dan keberagaman budayanya |
INDONESIAKU

Teman Baru, Banyak Cerita

Mula cerita dari sini dimulai. Kemana perginya, saya bingung kapan berakhir. Titik koma hanya berakhir dengan tanda tanya. Apakah kamu mengerti maksud saya? Itulah yang dimaksud dengan tanda tanya.

Penulis: Muh. Amin Dg Mattiro

 

Binaya adalah sebuah kapal transportasi laut yang banyak diminati masyarakat. Selain harganya murah, transportasi laut sangat membantu mengurangi beban ketika kamu membawa banyak barang. Kapal Binaya juga menyediakan fasilitas cukup memanjakan penumpangnya. Tempat tidur, televisi, ruang cinema, tempat karaoke, kantin dan juga masjid. Bagi kamu yang ingin mencoba keseruan diatas kapal jangan lupa untuk membeli tiket di PT. Kumala Jaya Adiwisata, Jalan Kumala, Makassar.

***

Jam sembilan malam adalah jadwal pemberangkatan kapal Binaya dari pelabuhan Makassar menuju kota Bima. Song datang dua jam lebih cepat dari saya. Merasa bosan dan terasing sendiri di pintu masuk pelabuhan adalah hal biasa. Banyak yang berlalulalang namun tak mau menyapanya. Setiba di pelabuhan jam sembilan saya dan Song langsung menuju kapal berada.

 

lombok
Pelabuhan Soekarno Hatta, sesaat sebelum berangkat ke Lombok

Penumpang melimpah ruah sepanjang jalan masuk. Berdesak-desakan karena para buruh yang dikenal brutal. Berbagai aroma pun masuk menembus paru-paru. Aroma harum jajakan warga, aroma wangi parfum dari beberapa wanita di hadapan saya. Dan yang tak kala takjubnya adalah aroma ketek. Tentunya itu adalah pengelaman seru yang paling sempurna. Wisata aroma.

***

Hal terpenting mengapa saya mengajak kamu untuk lebih memilih menggunakan kapal saat travelling, jawaban paling tepat adalah mendapatkan teman baru dan cerita baru. Seperti seorang lelaki tua bernama Pak Lius yang gemar bercerita tentang kehidupan kampungnya di Labuan Bajo hingga larut malam. Tentang minuman tuak, tentang pernikahan, tentang adat istiadat dan kesopansantunan orang-orang di sana. Bagi yang suka bekunjung wisata wajib membanca tulisan ini.

***
lombok
Kantin kapal, cukup nyaman untuk melepas bosan selama perjalanan

Tuuut… Tuuut… Tuuut… Bunyi klakson tanda berangkat. Pengunjung, pengantar dan pedagang diperingatkan untuk meninggalkan kapal. Kapal terombang-ambing ke kiri dan ke kanan, ke depan dan ke belakang seperti lagu orang Maumere yang viral dari lagu maju mundur cantik ciptaan syahrini. Song tampaknya khawatir setelah sebelumnya menonton film Titanic yang dramatis itu. ia memang punya imajinasi yang sedikit kelewatan. Raut wajahnya seperti lintah terkena garam. Ini adalah pengelaman pertamanya naik kapal dengan route yang cukup jauh. Untuk mengantisipasi terjadinya rasa takut dan mabuk laut, maka saya menyarankan agar ia minum beberapa butir obat anti mabuk, dan ia pun tertidur pulas.

***
lombok
Penulis

Naik kapal saat bepergian jauh merupakan olahraga mental dan kepercayaan diri. Pertama kamu dan penumpang lainnya tentu tak saling kenal. Kedua kamu akan merasa jenuh tak memiliki teman ngobrol. Ketiga kamu tak akan merasa bebas, sebab tak ada yang memperhatikan barang bawaan kamu jika ingin berkeliling kapal. Hal utama yang harus kamu lakukan diatas kapal adalah berbicara dahulu sebagai pengantar awal perkenalan. Kemudian tawarkan cemilan atau sejenisnya kepada orang yang kamu ajak bicara untuk lebih akrab. Setelah itu bertanyalah tentang kampung asalnya. Seolah kamu jatuh cinta pada kampungnya. Yang terakhir jangan lupa meminta nomor untuk komunikasi berikutnya.

***

Song akhirnya terbangun. Matanya merah seperti setan yang gantung di pohon beringin tua di sekolah dasar saya dulu. Rupanya ia lapar, sementara saya sedang asik ngobrol bersama teman baru sambil menikmati kopi, sebatang rokok dan sebungkus biskuit yang lezatnya diluar jangkauan. Saya menawarkan biskuit padanya, tapi ia meminta nasi. Segerah ia berinisiatif untuk mengeluarkan Rp. 25.000 untuk membeli sebungkus nasi ayam.

 

lombok
Gugusan pulau nan cantik akan memanjakan mata selama perjalan yang kurang lebih 48 jam

Dan kamu perlu tahu bahwa semua jajakan diatas kapal dibandrol cukup mahal. Segelas kopi berukuran gelas air mineral seharga Rp 15.000. Biskuit roma dan sejenisnya Rp 20.000 s/d 25.000. Mie gelas Rp 25.000. Sementara rokok dari Rp 25.000 s/d 40.000. Anda harus berpikir dua kali jika harus melakukan hal itu. Sebaiknya kamu mempersiapkan makanan apa saja yang harus kamu bawa. Tentunya yang instan sehingga tidak merepotkanmu.

 

Jika mau yang gratis? Simpan baik-baik tiket jangan sampai hilang. Sebab tiket tersebut akan membawa kamu menikmati makan-minum gratis. Pihak kapal juga menyediakan air panas, air dingin yang segar dan juga makan pagi, siang dan malam. Ada ikan, telur, tempe, daging. Ditambah air kemasan dan susu untuk kamu nikmati.

 

lombok
Kapal-kapal yang hilir mudik menangkap ikan

Pukul  07:30 laju kapal sedikit melambat. Klakson kapal beberapa kali dibunyikan saat mendekati pelabuhan Labuan Bajo. Beberapa penumpang mulai sibuk mengkemas barang bawaannya. Suara-suara bising dari segala penjuru pun terdengar dengan sangat kencang. Itu bukan suara ricuh antar pemuda atau pertengkaran suami istri tetapi suara orang-orang yang menelpon gembira dengan sanak saudara yang menunggu kedatangan mereka. Saya pun ambil bagian dengan menelpon sahabat lama bernama Alfiano De Gaprio asal pulau komodo untuk bertemu di pelabuhan. Beberapa saat kemudian munculah ia dengan mengenakan baju yang bergambar komodo tersenyum.


“Apakah komodo bisa tersenyum?” Tanya saya padanya.
“Ini komodo jablay,” jawabnya

 

Pertemuan saya dan sahabat lama sangat singkat. Dia hanya memberi saya beberapa hadiah untuk makan diatas kapal. Satu hal yang dia inginkan dari saya dan Song adalah berlibur ke Labuan Bajo dan melihat keindahan Pulau Flores. Dan saya berkata bahwa kami akan mengunjungi pulau Flores dengan waktu yang sedikit lebih lama.

***
lombok
Tujuan Akhir, Pelabuhan Bima

Tinggalkan cerita sedih. Saatnya berlayar ke Kota Bima. Sebagai traveller super hero alami sejati kamu wajib memberanikan diri jika mulai merasa lapar. Jangan pernah meminta nasi atau air minum kepada orang disekitarmu. Jika lapar pergilah ke dapur untuk meminta makanan disana. Berilah alasan singkat dan masuk akal sehingga kamu diperhatikan oleh mereka.


Singkat cerita tibalah kami di pelabuhan Bima pada pukul 03:40 pagi. Tujuan utama kami sebenarnya adalah mendaki gunung rinjani.

 

Bagaimana cerita perjalanan kami dari bima menuju gunung rinjani? Jangan lupa ikuti terus cerita selanjutanya.

 

Share:
Post Artikel

Membingkai Indonesia

Membingkai Indonesia

Membingkai Indonesia

Membingkai Indonesia

Membingkai Indonesia

ARTIKEL TERBARU
X
close
Banner iklan disini
close
close